MALANG - Dampak pandemi virus corona di Indonesia menyebabkan sekolah-sekolah di Kota Malang juga harus melaksanakan pembelajaran secara online atau daring (dalam jaringan). Meski pembelajaran dilakukan dengan tanpa tatap muka, pembelajaran dengan menggunakan e-Learning yang dinamakan Vohi5ma e-Learning ini diklaim tetap efektif dan efisien.
Metode tersebut juga dilakukan SMKN 5 Malang untuk menyikapi edaran dari pemprov Jatim, yang menyerukan guru dan siswa melaksanakan tugas dari rumah masing-masing.

“Dalam kondisi seperti ini, guru tetap bisa menyediakan sarana bagi siswa untuk belajar. Masing-masing guru punya ruang untuk mengajar sesuai dengan jadwal,” ujar Waka Kurikulum SMKN 5 Malang, Agus Supriyadi S.Pd., kepada Malang Post.
Untuk menggunakan aplikasi e-learning setiap siswa punya akun. Mereka melakukan login dengan NIS masing-masing, sehingga bisa mengakses materi dan tugas yang dipersiapkan oleh guru dalam program tersebut.
Agus menambahkan, agar pembelajaran ini lebih efektif, diperlukan dukungan lebih dari orang tua untuk berperan aktif mengontrol penugasan yang diberikan kepada siswa. "Karena ini sesuatu yang sifatnya diluar kebiasaan, maka untuk menertibkan siswa agar betul-betul stay di rumah dan mengerjakan tugasnya, maka butuh kerjasama dengan orangtua,” terangnya.
Meski pembelajaran ini telah dinilai efektif, namun Agus menyadari bahwa program e-Learning ini harus terus diperbarui agar lebih canggih dengan fitu yang lebih lengkap dan mudah dioperasikan. "Kami rasa perlu untuk terus ada perbaikan agar bisa melayani semuanya, termasuk orang tua. Karena para orang tua ini tentu memiliki latar pendidikan yang berbeda. Ditengah kondisi ini sekaligus menjadi testcase bagi kami," katanya.
Sementara itu, guru perancang Vohi5ma e-Learning Tyas Hendra S.ST., mengatakan, pembelajaran jarak jauh seperti sebenarnya sudah familiar dan pernah diterapkan. Meski untuk program Vohi5ma e-Learning kali ini memang ada sedikit perbedaan dengan yang dipakai sebelumnya. "Ada yang berbeda dengan yang dulu, tapi kalau yang saat ini memang dipersiapkan khusus. Dan sudah dikemas sesimple mungkin. E-Learning ini sama sama berbasis web," kata Hendra, sapaannya.
Dari segi pengoperasian, Ilmiatul Ulya S.Pd salah satu guru yang menggunakan Vohi5ma e-Learning, mengatakan, program e-Learning ini berjalan sesuai perencanaan. Siswa dapat dengan mudah menjalankan tugas tanpa kesulitan mengoperasikan program e-Learning, karena program ini telah dirancang sedemikian rupa agar mudah dioperasikan oleh siswa.
Apalagi siswa SMKN 5 Malang sangat melek teknologi, sejauh ini tidak ada laporan siswa yang mengalami kesulitan. Program tersebut memang dibuat sesederhana mungkin baik untuk di jaringan internet maupun fitur fitur lain. “Bahkan untuk produktif (praktik-red) bisa disertakan dengan video yang diupload di e-learning. Jadi pembelajaran tetap berlangsung dan anak anak tetap aman dirumah," ungkap Ilmi.
Menyikapi situasi waspada Corona saat ini, SMKN 5 Malang menyediakan hand sanitizer di setiap sudut, menambah tenaga kesehatan di UKS, termasuk alat deteksi panas tubuh untuk melayani siswa saat masuk sekolah kembali.
artikel ini telah dimuat di media malang-post.com 20 maret 2020 dengan link
https://malang-post.com/berita/detail/smkn-5-malang-terapkan-vohi5ma-elearning