MALANG - Nadin Salsabilla Putri, siswi SMK Negeri 5 Malang mewakili Kota Malang berhasil meraih juara 2 dalam ajang Pemilihan Putra-Putri Pendidikan Jawa Timur pada Minggu (8/3) lalu. Siswi kelas 12 Multimedia 3 ini berhasil mengalahkan 600 peserta lain dari seluruh wilayah di Jawa Timur.

Tri Wahyu Hidajat M.Pd selaku guru pendamping mengatakan, pihak sekolah dalam hal ini SMKN 5 Malang, selalu mendukung anak didiknya untuk berkiprah setinggi mungkin baik di bidang akademik maupun non-akademik. Bahkan dalam ajang seperti ini, SMKN 5 Malang memiliki ajang internal serupa untuk mewadahi dan menyalurkan minat dan bakat siswa.
“Sebenarnya di sekolah memang sudah ada ajang serupa yaitu duta OSIS Vohi5ma yang tiap tahun diadakan. Ini untuk menyalurkan bakat anak-anak sehingga mereka yang sudah lolos di even internal itu siap untuk ikut di even-even serupa. Alhamdulillah ternyata anak kita bisa meraih juara walaupun masuk di tingkat umum, di tingkat yang notabene lebih sulit dibandingkan tingkat pelajar,” ujar Tri Wahyu Hidajat.
Menurutnya, tentu tak mudah untuk menyisihkan 600 peserta dari seluruh Jawa Timur, banyak hal yang perlu dinilai untuk setiap peserta.
“Yang dinilai tentu saja banyak, dari bidang akademik, attitude dan bakat. Utamanya pandangannya tentang problem atau polemik dalam dunia pendidikan yang saat ini tengah hangat diperbincangkan. Anak kita ini sangat percaya diri, lugas dan tegas,” kata Tri.
Sementara itu Nadin Salsabilla Putri, siswa peraih juara Putri Pendidikan Jawa Timur ini menceritakan alasannya untuk mengikuti ajang tersebut. Nadin, sapaannya, mengatakan tema tentang pendidikan membuatnya merasa tertantang karena tema ini sesuai dengan dirinya.
"Awalnya memang saya suka mengikuti ajang yang tidak hanya mengandalkan kecantikan semata tetapi juga mengandalkan wawasan. Saya tertarik karena ajang ini pun berhubungan dengan dunia pendidikan yang notabennya saya sendiri adalah seorang siswi,” ujar Nadin, yang pernah menjadi Duta Pemuda Kota Malang tahun 2019 ini.
Nadin pun menjelaskan, dalam ajang tersebut harus melalui seleksi yang ketat. Seleksi administrasi kurang lebih ada 600 pendaftar yang mengirimkan data dirinya. Setelah itu seleksi tahap pertama ada test grooming dan penjelasan tentang proker dengan kurang lebih 400 orang yang datang disaring menjadi kurang lebih 120 orang.
"Di kategori tersebut kebanyakan anak kuliah, guru, bahkan karyawan swasta dan saya menjadi salah satunya siswi SMK di sana, percaya tidak percaya ternyata masuk ke dalam jajaran 120 besar. Menjadi sebuah acuan bagi saya bahwa memang ketika ada sebuah usaha pasti hasil tidak akan mengecewakan," katanya.
Setelah 120 besar itu, kemudian ada seleksi ke-2. Yaitu seleksi speech, personality dan pengetahuan umum dan Nadin lolos lagi menjadi 82 besar yang akan mengikuti seleksi ke-3 dengan agenda Forum Group Discussion (FGD).
Setelah itu diumumkan finalis Putra-putri Pendidikan berjumlah 12 pasang untuk umum dan 12 pasang untuk yang remaja.
Nadin pun sangat bersyukur atas pencapaian ini. Setelah di tingkat Jawa Timur, ia akan mewakili Jawa Timur ke ajang serupa di tingkat Nasional 8-11 April di Bandung. Ia berharap agar lebih banyak lagi siswa-siswi yang mampu meraih prestasi sesuai kemampuan masing-masing.
Nadin juga berpesan agar terus mengejar kesuksesan meski banyak tantangan yang menghadang. “Yang saya harapkan adalah para generasi penerus bangsa harus terus mengejar cita-citanya dan jangan menganggap menempuh pendidikan hanya sebuah kegiatan formal saja. Tetapi dengan adanya pendidikan, kita mampu menjadi sumber daya yang lebih baik lagi. Dan untuk para guru juga harus menyadari sepenuhnya bahwa mereka adalah para pendidik yang menjaga karakter anak bangsa. Untuk semuanya tetap semangat jangan mudah menyerah. Lakukan yang terbaik, jadikan sebuah kegagalan menjadi jalan menuju sebuah kesuksesan,” tutupnya.
artiket ini telah terbit di media malang-post.com pada tanggal 14 maret 2020 dengan alamat
https://malang-post.com/berita/detail/siswi-smkn-5-malang-raih-juara-pemilihan-putraputri-pendidikan-jawa-timur